TNI AD Dukung Inovasi untuk Tangani Pandemi Covid -19

Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa saat menghadiri paparan GeNose, sebuah alat test pendeteksi virus COVID-19 dari tiupan napas buatan UGM Yogyakarta. (HO-Tangkapan layar Youtube TNI AD)

Acuantoday.com, Jakarta – TNI AD mendukung segala inovasi untuk menangani pandemi COVID-19, termasuk yang dilakukan peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

” Pokoknya kita dukung, lebih cepat lebih bagus,”Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa, Senin (21/9).

UGM Yogyakarta melakukan penelitian alat kesehatan untuk menangani pandemi virus COVID-19 yang diberi nama GeNose. Ini alat tes pendeteksi virus COVID-19 dari tiupan napas.

Untuk menunjukkan dukungannya, di sela kunjungan kerjanya di Yogyakarta, Andika Perkasa menghadiri undangan UGM untuk menghadiri paparan hasil penelitian dan ajakan kerja sama dalam proses penelitian tersebut,

Dr Kuwat Triyana, dari Tim Inventor Peneliti UGM, menyebutkan akurasi alat tes COVID-19 melalui tiupan nafas itu mencapai 97 persen.

Andika pun merespons ajakan kerja sama dari pihak UGM .

“Untuk uji diagnostik dengan uji klinis apa yang bisa kami bantu? Misalnya dibutuhkan rumah sakit kami siap bantu, pokoknya kita dukung lebih cepat lebih bagus,” ujarnya. (Yona/Antara)

 

 

 

 

 

Acuantoday.com, Jakarta – TNI AD mendukung segala inovasi untuk menangani pandemi COVID-19, termasuk yang dilakukan peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

” Pokoknya kita dukung, lebih cepat lebih bagus,”Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa, Senin (21/9).

UGM Yogyakarta melakukan penelitian alat kesehatan untuk menangani pandemi virus COVID-19 yang diberi nama GeNose. Ini alat tes pendeteksi virus COVID-19 dari tiupan napas.

Untuk menunjukkan dukungannya, di sela kunjungan kerjanya di Yogyakarta, Andika Perkasa menghadiri undangan UGM untuk menghadiri paparan hasil penelitian dan ajakan kerja sama dalam proses penelitian tersebut,

 

Dr Kuwat Triyana, dari Tim Inventor Peneliti UGM, menyebutkan akurasi alat tes COVID-19 melalui tiupan nafas itu mencapai 97 persen.

Andika pun merespons ajakan kerja sama dari pihak UGM .

“Untuk uji diagnostik dengan uji klinis apa yang bisa kami bantu? Misalnya dibutuhkan rumah sakit kami siap bantu, pokoknya kita dukung lebih cepat lebih bagus,” ujarnya. (Yona/Antara)

Comments

comments