TNI Copot Baliho Rizieq, Polisi Bilang Begini

Massa pendukung dan simpatisan menyambut kehadiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq bin Hussein Shihab di Megamendung, Jawa Barat.(Foto : Kanal YouTube)

Acuantoday.com, Jakarta―Polisi menegaskan, pencopotan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq yang dilakukan anggota TNI merupakan kebijakan Kodam Jaya, sehingga kepolisian tak merasa ada tumpang tindih wewenang.

“(Pencopotan) Baliho ini memang ranahnya (TNI) Kodam Jaya,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Bareskrim Polri, Jumat (20/11).

Ia mengakui, Polri belum berkomunikasi dengan jajaran TNI soal pelepasan paksa sejumlah atribut tersebut, dan belum ada rencana untuk mengambil langkah serupa.

“Sampai saat ini kita belum ada langkah-langkah seperti yang dilakukan pihak Kodam Jaya,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengaku pencopotan baliho Rizieq Shihab merupakan instruksinya, lantaran menilai baliho itu menyalahi aturan.

“Oke, ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq, itu perintah saya,” kata Dudung di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat.

Alasan pencopotan itu, kata dia, karena beberapa kali personel Satpol PP menurunkan baliho, tetapi tetap saja dipasang lagi.

“Perintah saya itu. Begini, kalau siapapun di republik ini, siapapun, ini negara hukum. Harus taat kepada hukum,” ujar Dudung. (rwo)

Comments

comments