Tolak Pembubaran FPI Gugat Pemerintah ke PTUN

Lambang Front Pembela Islam (FPI). (Foto : Istimewa)

Acuantoday.com, Jakarta- Front Pembela Islam (FPI) memastikan bakal melayangkan gugatan hukum ke PTUN pasca kebijakan pemerintah yang telah membubarkan FPI sebagai ormas resmi.

Kata perwakilan tim kuasa hukum FPI Sugito Atmo Prawiro, langkah hukum menggugat pemerintah ke PTUN sudah persetejuan Rizieq Shihab. Bagi Rizieq, kata Sugito menyampaikan, terdapat muatan politik di balik keputusan pembubaran ini.

“Habib memandang ini adalah sebuah keputusan yang politis terhadap FPI. Tapi produknya adalah produk tata usaha negara, makanya nanti kita akan gugat secara PTUN terhadap keputusan pembubaran dan larangan,” kata Sugito saat dikonfirmasi wartawan, hari ini (30/12).

Respons Rizieq soal pembubaran ormasnya, kata Sugito, disikapi santai. Ke depan FPI bisa bertransformasi dalam bentuk lain untuk meneruskan perjuangan.

“Ya kami menggunakan forum perjuangan Islam, atau majelis taklim, atau pembela Islam, atau majelis taklim, nggak ada masalah,” imbuh dia.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan dalam pernyataannya hari ini, menegaskan sudah tidak ada lagi ormas bernama FPI. Hal itu berdasarkan, secara de jure FPI sudah bubar sejak Juni 2019.

“Kepada aparat pemerintah pusat dan daerah kalau ada ogranisasi menamakan FPI dianggap tidak ada dan harus ditolak karena legal standingnya tidak ada terhitung hari ini,” tutur Mahfud. (rwo)

Comments

comments