Tren Demokrasi Menurun Instropeksi Bagi Semua Pihak

Lintas organ ekstra kemahasiswaan berada di atas mobil komando dalam rangka berdemo menolak UU Cipta Kerja pada 8 Oktober lalu. Tak sedikit mahasiswa yang ditetapkan tersangka oleh polisi. Foto: Rohman Wibowo/Acuantoday.com

Acuantoday.com, Jakarta- Tren demokrasi mengalami penurunan berdasarkan hasil survei. Penurunan ini dinilai peringatan dan harus dijadikan bahan intropeksi Pemerintah dan DPR RI.

“Nah, ini yang harus kita lihat. Bagaimana kondisi saat survei dilakukan. Misalnya di saat pandemi, demonstrasi massa sudah pasti akan sulit karena alasan kesehatan. Tindakan represif aparat apabila didalami, juga karena banyak oknum yang melakukan tindakan pengerusakan bahkan menyerang aparat,” kata Anggota DPR RI Ahmad Sahroni dalam keterangan persnya, Senin (26/10).

Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu mengatakan selain Pemerintah dan DPR, masyarakat juga diharapkan bisa menjadikan hasil survei ini sebagai bahan evaluasi bersama dalam berdemokrasi.

“Mari jadikan hasil survei ini sebagai bahan evaluasi bersama dalam berdemokrasi. Tidak hanya untuk pemerintah dan legislatif, namun bagi publik juga,” harapnya.

Sebelumnya, Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru bertajuk “Politik, Demokrasi, dan Pilkada di Era Pandemi” pada Minggu (25/10) kemarin. Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, tren dukungan terhadap demokrasi di Indonesia pada September 2020 cenderung mengalami penurunan jika dibanding Februari 2020 lalu.

“Kalau kita cek data tren kita memang ada penurunan dibanding bulan Februari,” kata Burhanuddin.

Burhanuddin mengatakan, pada survei yang dilakukan pada Februari 2020, sebanyak 72,9 persen responden menganggap demokrasi sebagai sistem terbaik. Sedangkan pada survei terbaru terjadi penurunan menjadi 62,4 persen.

Adapun, survei Indikator dilakukan pada 24-30 September 2020 dengan menggunakan 1.200 responden melalui metode simple random sampling. Sementara margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.‎ (rht)

Comments

comments