Tren Fashion 2021 Dipengaruhi Pandemi Covid 19

Rick Owens, Spring/Summer 2021 - © PixelFormula--sumber foto fashionnetwork.com

Acuantoday.com— Sebuah peragaan busana untuk tren musim panas 2021 baru-baru ini berlangsung cukup unik. Tidak hanya pertunjukkan langsung di catwalk tapi juga tampilan live streaming. Ini baru pertama kalinya banyak label fesyen memilih menampilkan koleksi terbarunya kepada khalayak melalui internet. Hanya sepertiga dari peserta yang mau menampilkan koleksinya dengan pagelaran di catwalk, yang lain memilih presentasi video.

Dimaklumi. Karena situasi memang sedang tidak memungkinkan dimana pandemic Covid 19 tengah melanda dunia. Kondisi krisis yang dihadapi dunia ini juga berpengaruh pada sebagian besar label yang menghadirkan rancangan koleksi yang nyaman dan minimalis. Juga, tentu saja, mengadopsi situasi pandemic yang bermasker dan penuh perlindungan diri.

Berikut ini ulasan fashionnetwork.com terkait rancangan  tren 2021 yang dipengaruhi Covid 19

1.Masker

Dengan wabah Covid-19 yang merajalela, masker wajah telah menjadi aksesori yang sangat diperlukan. Di masa lalu, beberapa label memang menampilkan penutup muka, dengan kesan futuristik seperti Marine Serre, atau untuk perlindungan polusi. Sekarang, topeng atau masker ada di mana-mana, belum lagi model dengan wajah berkerudung (seperti di Thom Browne, Margiela dan Victoria / Tomas), atau dibalut dengan syal (Marni) atau tersembunyi di balik balaclavas, seperti yang metalik di Paco Rabanne. Untuk beberapa label, misalnya Rick Owens dan Eckhaus Latta, setiap model menginjak runway dengan menggunakan penutup muka.

Kenzo, Spring/Summer 2021 – © PixelFormula–sumber foto fashionnetwork.com

2.Perlindungan diri

Ide perlindungan diri populer dengan sejumlah desainer, mempertimbangkan juga kebutuhan untuk menghormati jarak sosial (social distancing). Sebuah konsep yang diterjemahkan ke dalam sejumlah siluet yang tersembunyi di balik kerudung, sementara beberapa label mengembangkan pakaian bergaya naungan (seperti Kenzo dan Anrealage) dan bahkan baju lapis baja, seperti gaun metalik panjang Paco Rabanne, menutupi tubuh dari atas ke bawah.

Givenchy menampilkan jubah mini persegi yang kaku dengan bahu kotak, menyelimuti bagian atas tubuh model dalam kepompong pelindung. Model Prada dibalut stole-capes yang kebesaran, sementara Fendi memilih selimut.

3.Penampilan total

Koleksi musim panas mendatang benar-benar menarik, menampilkan hal-hal penting dengan penekanan pada kesederhanaan dan gaya uber-minimal, lebih dari sebelumnya. Dalam banyak kasus, semua pakaian dan aksesori untuk sebagian besar penampilan menampilkan warna atau pola cetakan yang sama.

Atau lebih baik, tidak berwarna sama, seperti putih atau hitam. Seperti halnya koleksi pakaian musim panas Thom Browne, yang semuanya putih, dari ujung rambut sampai ujung kaki! Penampilan total semacam ini sangat ideal untuk pakaian wanita bergaya seragam, terutama setelan celana panjang yang ada di mana-mana.***dian

Comments

comments