Trump Ancam Batalkan Pembelian TikTok

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. /Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta- TikTok, aplikasi yang digandrungi generasi milenal atau Gen Z, telah menyita perhatian Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Presiden AS Donald Trump, seperti dikutip Reuters, Selasa (22/9), telah memberikan persetujuan pendahuluan untuk Oracle dan Walmart mendapatkan aplikasi Made in China ini.

Presiden Trump menegaskan akan menghapus aplikasi media sosial itu jika tidak sesuai dengan permintaannya. “Jika kita bisa, kita lakukan. Tapi, kalau tidak bisa, kita batalkan,” tegas Trump.

Kehadiran aplikasi Tik Tok di medsos telah mengancam aplikasi populer dari negeri Paman Sam, sebut saja YouTube, Facebook, Instagram, WhatsApp, Twitter, dan aplikasi populer lainnya.

Di Indonesia, penggunanya tercatat sudah tercatat jutaan orang dan tidak hanya digemari generasi muda saja tetapi perkembangannya semakin pesat karena juga digemari orang dewasa.

Seiring waktu, banyak orang dewasa yang menggunakan TikTok. Pergeseran demografi ini mengingatkan pada fenomena Facebook dan Instagram.

Lebih jauh, Trump menegaskan pemerintash AS harus memiliki “keamanan penuh” dan menekankan bahwa hal tersebut sangat penting.

Presiden Trump kepada Fox News menyatakan Oracle dan Walmart akan memiliki “kontrol penuh” terhadap TikTok. “Jika ternyata mereka tidak punya kontrol penuh, kami tidak akan setujui,” tegas Trump.

Pada 2016, TikTok diluncurkan sebagai proyek dari salah satu raksasa teknologi China, Bytedance. Nama asli China-nya adalah Douyin.

Manajemen ByteDance menyatakan akan memiliki 80 persen saham TikTok Global. Sedangkan Oracle dan Walmart masing-masing akan memegang 12,5 persen dan 7,5 persen kepemilikan dan menyatakan saham mayoritas dimiliki Amerika Serikat.

Perusahaan Amerika Serikat saat ini memegang 40 persen saham di ByteDance.(har)

Comments

comments