Trump Dinyatakan Sembuh, Siap Ikuti Debat Capres Lagi

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Foto:Antara

Acuantoday.com, Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump sembuh dari COVID-19, Rabu waktu setempat telah kembali berkantor di Gedung Putih.

Trump dikabarkan siap mengikuti debat capres berikutnya, di Miami 15 Oktober nanti.

Dokter yang merawat Trump, Sean Conley menjelaskan sang presiden tidak memiliki gejala COVID-19 selama 24 jam terakhir.

“Beliau sekarang bebas demam selama lebih dari empat hari, bebas gejala selama lebih dari 24 jam, dan tidak membutuhkan atau menerima oksigen tambahan sejak awal rawat inap,” katanya.

Conley mengatakan pemeriksaan fisik dan tanda-tanda vital Trump menunjukkan “semuanya tetap stabil dan dalam kisaran normal.”

Seorang pejabat Gedung Putih menagatakan,Trump, yang memulihkan diri di area kediaman Gedung Putih sejak Senin (5/10), kembali ke kantornya, Oval Office, untuk mendapat pengarahan tentang pembicaraan stimulus ekonomi serta Badai Delta.

Menurut pejabat itu, Trump memasuki kantor dari Rose Garden agar tidak usah berjalan melalui lorong Gedung Putih, yang mungkin akan membuat orang lain terpapar virus corona.

“Baru saja diberi pengarahan tentang Badai Delta, dan berbicara dengan @GovAbbott dari Texas dan @LouisianaGov John Bel Edwards,” tulis Trump di Twitter tak lama kemudian.

Trump telah berada di kediamannya di Gedung Putih sejak kepulangannya yang dramatis dengan helikopter pada Senin malam dari rumah sakit militer Walter Reed.

Presiden berusia 74 tahun itu tidak terlihat di depan umum atau di video sejak Senin (5/10), meskipun ia telah membuat beberapa cuitan di Twitter yang menyerang lawan dan meremehkan pandemi virus corona.

Para ajudan mengatakan Trump tidak sabar untuk kembali berkampanye dan bersikeras untuk melanjutkan debat berikutnya pada 15 Oktober di Miami.

Namun,kandidat presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden pada Selasa (6/10) mengatakan dirinya tidak akan mengikuti debat tersebut jika Trump tidak bebas dari virus corona. (Oka/Antara)

 

Comments

comments