Tujuh Minuman untuk Menurunkan Tekanan Darah

Ilustrasi minuman-minuman untuk turunkan tekanan darah--- sumber foto dherbs.com

Acuantoday.com— Tekanan darah yang tidak terkendali dapat menyebabkan komplikasi seperti penyakit jantung dan stroke. Salah satu cara menghindarinya adalah diet Anda. Mengadopsi diet ramah tekanan darah dapat membantu menjaga tekanan darah Anda dalam kisaran yang sehat tanpa efek samping yang disebabkan oleh obat-obatan.

Selain itu, tentu saja, makanan tertentu juga dapat membantu menurunkan tekanan darah Anda. Mengutip healthline, berikut ini beberapa jenis minuman juga dapat membantu menurunkan tekanan darah Anda.

1.Jus Tomat

Bukti yang berkembang menunjukkan bahwa minum satu gelas jus tomat per hari dapat meningkatkan kesehatan jantung. Dalam studi tahun 2019, peneliti Jepang mengevaluasi efek minum rata-rata satu cangkir jus tomat per hari di antara peserta dengan faktor risiko penyakit jantung.

Mereka menyimpulkan bahwa jus tomat meningkatkan tekanan darah sistolik dan diastolik, serta kolesterol LDL. Studi terbaru lainnya telah melaporkan hasil serupa di antara orang dengan hipertensi stadium 1 dan wanita hamil.

Untuk menghindari natrium yang tidak perlu, yang dapat berdampak sebaliknya pada tekanan darah, pastikan untuk membeli jus tomat tawar.

2.Jus Bit

Sayuran berwarna-warni dan rendah kalori ini tidak hanya mengandung vitamin, mineral, dan senyawa tanaman yang meningkatkan kesehatan, tetapi juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Sebuah studi percontohan acak dari 2016 menemukan bahwa jus bit mentah dan matang meningkatkan tekanan darah. Namun, jus bit mentah berdampak lebih besar pada tekanan darah.

Bit kaya akan nitrat makanan, senyawa yang diketahui memiliki efek penurun tekanan darah. Dalam review 2017, para peneliti menemukan bahwa manfaat ini lebih besar daripada efek nitrat saja.

Dengan kata lain, senyawa ramah jantung lainnya kemungkinan juga berperan. Cobalah resep jus bit sederhana ini untuk menurunkan tekanan darah.

3.Jus Prune (Buah Plum yang Dikeringkan)

Jus prune telah lama dikenal dapat membantu meringankan sembelit. Tetapi salah satu manfaat kesehatan jus prune yang kurang terkenal adalah juga menurunkan tekanan darah.

Efek ini dilaporkan dalam sebuah studi tahun 2010. Peneliti membandingkan tiga kelompok: satu kelompok makan tiga buah plum per hari, kelompok kedua makan enam buah plum per hari, dan kelompok ketiga tidak makan buah plum sama sekali.

Para peneliti melaporkan penurunan tekanan darah yang signifikan di antara orang-orang yang makan tiga buah plum per hari. Orang yang makan enam buah plum per hari mengalami penurunan tekanan darah sistolik tambahan.

Selain itu, dosis tiga dan enam prune ditemukan juga menurunkan kolesterol LDL. Untuk memanfaatkan efek ini, minumlah segelas jus prune 100 persen atau buat sendiri dengan mencampurkan plum basah.

4.Jus Delima

Delima tidak hanya kaya nutrisi seperti folat dan vitamin C, buah delima juga memiliki efek anti-inflamasi yang kuat. Maka, tidak mengherankan jika jus delima dapat berkontribusi pada diet jantung sehat.

Sebuah tinjauan literatur 2016 dari delapan uji coba terkontrol secara acak menemukan bahwa mengonsumsi jus delima dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.

Efek pada tekanan darah sistolik tidak tergantung pada berapa lama peserta mengonsumsi jus delima dan berapa banyak. Para peneliti merekomendasikan dosis setidaknya 240 mililiter untuk menurunkan tekanan darah diastolik.

Jika Anda memutuskan untuk menambahkan jus delima ke dalam makanan Anda, pastikan itu adalah jus 100 persen tanpa tambahan gula.

5.Jus Beri

Seperti buah delima, beri – terutama blueberry – dikenal karena sifat antioksidannya. Namun, sedikit yang diketahui tentang manfaat jantungnya. Ulasan tahun 2020 melaporkan bahwa minum jus cranberry atau ceri dapat meningkatkan tekanan darah. Ulasan lain yang diterbitkan di Nature pada tahun 2016 menemukan bahwa mengonsumsi buah beri menurunkan tekanan darah sistolik dan kolesterol LDL.

Dalam kedua kasus tersebut, para peneliti menyimpulkan bahwa buah beri kemungkinan memiliki manfaat kardiovaskular, tetapi lebih banyak penelitian perlu dilakukan untuk mengklarifikasi perannya dalam mencegah dan mengendalikan penyakit jantung.

Jika Anda memilih jus beri yang dibeli di toko, pastikan jus tersebut tidak mengandung gula tambahan.

6.Susu Skim

Produk susu rendah lemak seperti susu skim dan yogurt adalah komponen kunci dari Strategi Diet untuk Menghentikan Hipertensi, demikian serangkaian rekomendasi berbasis sains untuk mencegah dan mengobati tekanan darah tinggi.

Dalam tinjauan pustaka tahun 2011 yang melibatkan 45.000 orang dewasa, para peneliti memeriksa asupan produk susu rendah dan tinggi lemak serta bagaimana masing-masing produk tersebut memengaruhi tekanan darah. Mereka menyimpulkan bahwa konsumsi susu rendah lemak dikaitkan dengan penurunan risiko tekanan darah tinggi.

Usahakan untuk mengonsumsi dua hingga tiga porsi produk susu rendah lemak per hari. Anda bisa minum segelas dengan makanan Anda, atau menambahkannya ke sereal atau smoothie. Susu skim kukus juga bisa menjadi tambahan yang bagus untuk kopi.

7.Teh

Dalam hal tekanan darah, tidak semua teh memiliki efek yang sama. Sebuah tinjauan Pustaka pada 2014,  dari uji coba terkontrol secara acak membandingkan efek konsumsi teh hitam dan hijau pada tekanan darah.

Para peneliti melaporkan bahwa asupan dalam jangka panjang kedua jenis teh tersebut menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Namun, penurunan tekanan darah lebih signifikan untuk teh hijau.***dian

Comments

comments