Ungkap Insiden Penyerangan di KM 50, Polisi Periksa Belasan Saksi

Rekonstruksi di titik pertama peristiwa penembakan enam anggota FPI./Foto:Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Bareskrim Polri terus melakukan penyidikan insiden bentrok polisi-FPI di ruas Tol Jakarta-Cikampek Km 51. Kali ini, belasan saksi dimintai keterangannya untuk membuktikan klaim polisi bahwa Laskar FPI telah melakukan penyerangan.

Dalam penyidikan ini, polisi berangkat pada keyakinan bahwa penembakan 6 Laskar FPI hingga tewas merupakan suatu tindakan tegas dan terukur. 

“Hari ini ada belasan pemeriksaan saksi baru di TKP, 15 orang,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi, dalam keterangan tertulis, Jumat (18/12).

Tak sebatas memeriksa saksi di TKP, kata Andi, penyidik juga memintai keterangan ahli pidana untuk untuk menentukan ada atau tidaknya potensi tersangka lain di kasus tersebut.

“Pemeriksaan tambahan terhadap ahli, termasuk ahli pidana dan tambahan ahli balistik. Iya, untuk memastikan potential suspect (tersangka) lain dalam peristiwa penyerangan anggota Polri tersebut,” tutur Andi. 

Sejauh ini, polisi belum menentukan siapa tersangka atas insiden 7 Desember lalu itu. Sejak  awal, aparat hanya menyebutkan telah diserang lebih dulu oleh 10 Laskar FPI. Enam ditembak mati, kemudian 4 orang lagi melarikan diri dan kini statusnya buron. 

Penggunaan nama tersangka terhadap keempat Laskar FPI yang buron itu pun, hingga kini belum dilakukan polisi. Padahal, hasil rekonstruksi baru-baru ini, menyebutkan mereka lebih dulu menabrak polisi.

Hal itu diungkapkan terjadi dalam TKP pertama yang berlokasi di depan Hotel Novotel, Jalan Internasional Karawang Barat. Di TKP inilah, keempatnya melarikan diri dengan menggunakan mobil Avanza berwarna silver. (rwo)

Comments

comments