UU Cipta Kerja Diperlukan untuk Hadapi Tantangan Ekonomi Global

ILUSTRASI - Penataan regulasi melalui RUU Cipta Kerja untuk peningkatan investasi dan penciptaan lapangan kerja. ANTARA/Ardika/am.

Acuantoday.com, Jakarta- Pengesahan Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja dinilai sudah tepat untuk kondisi bangsa saat ini. Pasalnya, pandemi COVID-19 menjadi efek bagi negara jika tidak didukung.

“UU ini sangat urgent dalam menghadapi ekonomi global di tambah pandemi COVID-19 sekarang ini. Ini menjadi persoalan tersendiri. Ini menjadi efek domino ke nasional kita,” kata Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Firman Soebagyo kepada wartawan, Senin (26/10).

Menurut Anggota Fraksi Partai Golkar ini, kehadiran UU Omnibus Law Cipta Kerja akan membuka lapangan pekerjaan yang besar. Sebab para investor akan berlomba-lomba melakukan investasi di Indonesia.‎

“Ini yang menjadi dasar utama kita. Ini menjadi sebuah kebutuhan hukum di mana untuk lapangan kerja bisa diciptakan ketika kita juga bisa menarik investasi baik itu di dalam negeri maupun di luar negeri,” ucapnya.

Menurut dia, penolakan terhadap UU Omnibus Law Cipta Kerja ini akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi nasional. Dan Indonesia berpeluang akan kalah dengan negara-negara tetangga, seperti Thailand dan Malaysia.

“Di negara manapun akan melakukan hal yang sama. Kalau kita tidak melakukan maka kita akan ketinggalan di negara-negara seperti Thailand, Malaysia dan sebagainya,” akuinya.

Sebab, tanpa investasi tidak mungkin bisa menciptakan lapangan kerja. “Indonesia penduduknya jumlahnya besar dan negara tidak mampu menyediakan lapangan kerja. Ya rakyatnya mau kerja di mana?. ‎Logika berpikirnya kita bawa ke situ,” tutup Firman. (rht)

Comments

comments