Vaksinasi Covid-19 Lansia di Yogya Banyak Data Ganda

Penerimaan vaksin COVID-19 di Kota Yogyakarta pada tahap pertama yang kemudian disimpan di instalasi farmasi Dinas Kesehatan setempat. (ANTARA/HO-Humas Pemkot Yogyakarta)

Acuantoday.com, Yogyakarta –Gubernur DIY Sri Sultan HB X bersama istri (GKR Hemas) akan mendapat vaksinasi Covid-19, Sabtu (13/3/2021). Rencananya penyuntikan vaksin terhadap Raja Kraton Jogja itu bakal dilangsungkan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Sardjito.

Kegiatan vaksinasi massal itu berbarengan dengan kalangan akademisi dan lansia, khususnya lansia tokoh masyarakat.

“Besok rencanannya Pak Gubernur dan Bu Ratu [Istri Sultan, GKR Hemas] akan melaksanakan vaksinasi di Sardjito. Bersama dengan itu nanti juga dilakukan vaksinasi kepada profesor guru besar,” kata Kepala Bagian Humas Pemda DIY Ditya Nanaryo Aji kepada wartawan, Jumat (12/3/2021).

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menyebut adanya data ganda dalam vaksinasi Covid-19 kepada sasaran lansia. Tercatat dari 12.202 lansia yang sudah terdaftar, 2.600 di antaranya merupakan data ganda.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinkes Kota Yogya, Lana Unwanah, bahwa penyebab data ganda itu adalah link pendaftaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pasalnya link tersebut tidak bisa memilah Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang telah masuk.

“Maping lansia sejumlah 12.202 orang [yang mendaftar]. Namun setelah dicek tim data ternyata masih banyak yang dobel. Banyak mendaftar lebih dari satu kali itu, ada 2.600an kalau tidak salah. Jadi dari 12 ribu itu hanya 9.400an lansianya,” ujar Lana.

Lana mengatakan bahwa memang untuk lansia di Kota Yogya yang akan mengikuti vaksinasi harus mendaftar terlebih dulu. Pendaftaran dilakukan pada link yogyakarta.kemkes.go.id milik Kemenkes, saat sebelum data itu dikirim kembali di Dinkes Kota Yogya.

Terkait dengan prosedur pendaftaran itu, jika memang lansia yang bersangkutan sudah terdaftar di pedulilindungi.id maka selanjutnya jadwal vaksinasi akan diunggah di laman corona.jogjakota.go.id.

Disampaikan Lana, terkait dengan maping itu berguna untuk memilah dan menetukan rumah sakit yang bakal digunakan lansia saat penyuntikan vaksinasi Covid-19. Sebab sesuai anjuran Kemenkes bahwa lansia sebaiknya menjalani vaksinasi di rumah sakit.

Namun juga tidak dipungkiri bahwa masih banyak lansia yang memilih sebaliknya. Dalam artinya, lansia lebih memilih untuk menerima suntikan vaksinasi Covid-19 di puskesmas.

“Sesuai dengan arahan dari Kemenkes bahwa lansia sebaiknya [vaksinasi Covid-19] di rumah sakit dengan mempertimbangkan lansia dan sebagainya. Serta fasilitas lain misal ada IGD, dokter spesialis untuk keamanan dan lainnya,” ujarnya.

Penyelenggaraan pelayanan vaksinasi Covid-19 bagi para lansia memanfaatkan 10 rumah sakit yang ada di Kota Yogya. (Chaidir)

Comments

comments