Vaksinasi Tenaga Pendidik Harus Selesai Sebelum Belajar Tatap Muka

Petugas Puskesmas Kecamatan Cilandak bersiap menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada lansia di SDN 04 Pagi Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Selasa (23/2/2021)./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda meminta agar program vaksinasi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan segera tuntas sebelum pembelajaran tatap muka dimulai. Hal ini jadi sorotan, karena pembelajaran jarak jauh sebagai alternatif pola belajar selama pandemi Covid-19 banyak dikeluhkan siswa, guru, maupun orang tua siswa.

“Kami menilai target Presiden Jokowi untuk membuka sekolah dan mengadakan pembelajaran tatap muka Juli mendatang harus didukung. Dengan demikian ancaman ‘loss learning’ bagi anak-anak kita bisa diminimalkan,” kata Syaiful dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/2).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menuturkan, ada kendala yang ditemukan selama pembelajaran jarak jauh, seperti tidak meratanya sebaran infrastruktur teknologi hingga banyak peserta didik maupun tenaga pendidik tidak mampu melaksanakan pembelajaran secara efektif. Ia pun mengakui pembelajaran tatap muka masih merupakan metode pengajaran terbaik di Indonesia.

Lebih jauh Syaiful Huda, proses vaksinasi kepada lima juta tenaga pendidik ini patut diapresiasi. Menurutnya hal ini menjadi langkah awal untuk memastikan keamanan proses belajar mengajar dengan tatap muka di sekolah nanti.

“Dengan vaksinasi para guru maka mereka mempunyai imunitas untuk meminimalkan penularan Covid-19 kepada anak didik mereka,” ucapnya

“Dengan demikian saat ini tinggal mengatur bagaimana protokol kesehatan bagi anak didik agar proses belajar mengajar bisa berlangsung aman,” jelasnya.

Syaiful Huda berharap, setelah proses vaksinasi berjalan sekolah bisa mengatur jam sekolah dalam sistem rotasi, sehingga tidak terjadi kerumunan. Bahkan, jika perlu untuk tahap awal sekolah tidak menerapkan jam pelajaran secara penuh, tetapi bertahap dengan memperhatikan situasi dan kondisi sekitar. (rht)

Comments

comments