Viral, Detik-detik Pembakaran Halte Busway Sarinah: Pelaku Terorganisir

Halte Busway Transjakarta terbakar saat demo penolakan UU Cipta Kerja berlangsung./Foto: Acuantoday.com (Rohman Wibowo)

Acuantoday.com, Jakarta―Sebuah video yang diklaim hasil investigasi pelaku pembakaran halte busway Sarinah Jakarta saat demo menolak Omnibus Law, 8 Oktober lalu, beredar di media sosial.

Hasil penelusuran Tim Mata Najwa yang ditayangkan dalam kanal Youtube itu, menyebut pembakaran dilakukan oleh sekelompok orang yang terorganisir.

Kesimpulan itu merupakan hasil olahan data yang diambil dari berbagai video yang beredar dan juga kamera pengawas di sekitar kawasan Thamrin, kemudian dijadikan tayang berdurasi 9,58 menit.

Investigasi tim ini mendapati sekitar empat orang yang terlibat, dan mereka sudah ada di lokasi sejak 62 menit sebelum insiden kebakaran. 

Berikut kronologi bagaimana mereka melancarkan aksi pembakaran, yang dirangkum Acuantoday.com dari akun YouTube Narasi Newsroom:

Pukul 16.25 WIB, Gerombolan Pembakar Halte Mulai Datang ke Sarinah

Sekitar pukul 16.25 WIB, terlihat empat orang datang bergerombol dari arah Jalan Sunda. Mereka diduga bagian dari rombongan pelaku pembakaran Halte Sarinah.

Salah seorang dari mereka kemudian berjalan ke tengah dan memotret situasi unjuk rasa. Mereka dipastikan saling mengenal satu sama lain lantaran kedapatan asyik bercakap.

Pukul 16.39 WIB-16.40 WIB, Halte Sarinah Masih Utuh

Dalam video salah satu Kreator TikTok yang juga terekam dalam kamera pengawas, Halte Sarinah pada menit tersebut masih dalam keadaan utuh, kendati ada terlihat asap mengepul di sekitar halte. Akan tetapi, sumber api bukan berasal dari pembakaran halte itu.

Pukul 16.41 WIB Pelaku Pembakaran Datang dari Arah Jalan Sunda.

Pada menit ini, gerombolan lain datang dari arah Jalan Sunda lagi. Namun, mereka tak langsung bereaksi. Mereka terlebih dahulu berobservasi.

Terlihat, mereka mondar-mandir dan memotret keadaan sekitar.

Pelaku pembakaran bahkan terlihat beberapa lama mengetik di ponselnya, entah berkomunikasi dengan siapa.

Pukul 16.45-16.52 WIB, Pelaku Mulai Mendekat ke Arah Halte dengan Membawa Bara Api

Saat waktu inilah, pelaku mulai mendekat ke arah halte Sarinah. Sebelum itu, ia sempat berkomunikasi dengan kawannya dengan menunjuk kobaran api yang berasal dari pembakaran sejumlah barang di aspal jalan. 

Berselang itu, pelaku lantas maju beberapa langkah untuk mengambil traffic cone.

Traffic cone ini digunakan untuk membawa bara api menyala menuju halte, tapi gagal. Karenanya, ia mencari medium lain hingga akhirnya berhasil menyulut api dengan spanduk.

Terekam pula pelaku sempat kembali lagi ke sumber api, ia mengambil sebuah kardus lalu membakar bersama temannya.

Pukul 16.53 WIB, Terungkap Tujuan Pelaku Bukan Untuk Demonstransi

Pada menit ini, diketahui kondisi aksi demo tengah ricuh-ricuhnya. Massa aksi saat itu secara sporadis menuju Perempatan Sarinah menerobos barikade polisi.

Di saat yang bersamaan, semprotan gas air mata petugas slih berganti menghujani demonstran. 

Namun, bukannya mengikuti gerak massa aksi lain, para pelaku ini justru tetap mencari api. Momen inilah yang mencirikan mereka sedari awal punya niatan untuk membakar halte, bukan untuk demonstrasi menolak UU Ciptaker.

Pukul 16.57 WIB – 17.00 WIB, Dibawa Oleh Pelaku Api yang Lebih Besar

Dalam menit ini, terlihat pelaku terlihat membawa api yang lebih besar. Lanjut pukul 16.59 WIB, ia kembali ke halte dengan membawa sumber apinya.

Pada menit-menit itu juga, satu orang dari keempat orang dalam gerombolan kembali ke pertigaan. 

Salah satu dari mereka kedapatan tengah memotret keadaan lalu yang lain bergerombol di pertigaan, sebelum akhirnya beranjak menuju arah Jalan Sunda.

Pukul 17.01 WIB, Pelaku Sempat Berbalik Badan

Memasuki pukul 17.00 WIB, pelaku pembakaran Halte Sarinah terlihat mondar-mandir dan berhenti sejenak memegang ponselnya, sebelum kembali lagi ke halte.

Dan sekitar pukul 17.04 WIB ia nampak keluar dari halte untuk berbincang dengan seorang kawan seraya memantau barikade polisi serta mengambil bara api. Ia baru kembali pada 17.05 WIB.

Pukul 17.08 WIB – 17.15 WIB, Pelaku Membakar Halte Bagian Selatan

Pada menit ini, insiden kebakaran Halte Sarinah terjadi. Dalam video yang beredar, sekitar menit tersebut pelaku terlihat membakar Halte Sarinah bagian Selatan.

Kobaran api mulai tampak pada jam 17.08 WIB. Kemudian titik api terpantau membesar pada pukul 17.12 WIB dan 17.15 WIB.

Pukul 17.18 WIB, Pelaku Sempat Menjauh dari Halte

Setelah berhasil menyulut api, pelaku mencoba membuat kobaran api lebih besar. Pada menit ini, pelaku sempat menepi dari Halte Sarinah, setelah membakarnya, dan berselang tak lama kembali membakar halte.

Pukul 17.20 WIB -17.22 WIB, Sisi Utara Halte Sarinah Mulai Dirusak

Sejumlah orang terpantau merusak Halte Sarinah. Momen ini yang kemudian viral lantaran berhasil diabadikan oleh salah satu fotografer Merdeka.com, Arie Basuki.

Terlihat juga, pelaku pembakaran membawa sumber api dari sisi Selatan menuju sisi Utara hingga menyebabkan kobaran api membesar.

Setelah itu, pelaku lantas keluar dari halte dan duduk bersama kawan gerombolan lainnya.

Pukul 17.22 WIB dan seterusnya, Pelaku Menyaksikan Halte Sarinah Terbakar

Semenit sebelum 17.22, terlihat gerombolan lain datang menghampirinya. Salah seorang dari empat orang dalam gerombolan pembakar membawa media lain berupa kardus untuk dibakar.

Setelah itu empat orang tidak beranjak kemana-mana. Mereka terekam hanya duduk memantau di sekirar halte.

Di akhir video investigasi, termuat wajah pelaku, meski tak bisa terlihat jelas karena tertutup masker. Mereka kebanyakan mengenakan pakaian hitam. 

Menanggapi temuan ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, belum merespons apa-apa.

Pesan WhatsApp dari Acuantoday.com yang menanyakan apakah pelaku yang ditangkap merupakan orang yang terekam dalam video, pun hanya dibaca oleh Yusri. (rwo)

Comments

comments