Wacana Tiga Periode Jabatan Presiden, Pengamat: Enggak Bagus

Pakar Komunikasi Politik Gun Gun Heryanto./Foto: Istimewa

Acuantoday.com, Jakarta―Pengamat Komunikasi Politik Gun Gun Heryanto menilai, wacana Presiden Joko Widodo akan maju untuk ketiga kali sebagai Presiden Indonesia tidak baik untuk tatanan demokrasi di Indonesia. 

“Gini ya, menurut saya wacana soal tiga periode, itu sebua wacana yang seharusnya tidak kemudian mengemuka, dan tidak baik juga buat tatanan demokrasi Indonesia begitu,” kata Gun Gun kepada Acuantoday.com di Jakarta, Sabtu (19/12).

Menurut Gun Gun, putusan masa jabatan Presiden sudah ditetapkan hanya dua periode, hingga hal ini kemudian tidak menjadi mainan. 

“Kenapa, karena kita sudah konsensus tentang dua periode, pembatas periode kekuasaan, supaya kemudian kekuasaan itu tidak menjadi mainan yang absolut,” ucapnya.

Karenanya, wacana itu, sambung Gun Gun,  jangan kemudian ada upaya untuk berpikir soal jabatan lebih dari dua periode kekuasaan.

Buat akademisi UIN Syarief Hidayatullah Jakarta ini, wacana tiga periode bagi demokrasi Indonesia sangat tidak bagus, dan akan terjadi penyalahgunaan jabatan. 

“Kenapa, karena hal itu gak bagus, pertama regenerasi kepemimpinan akan menumbuhkan sistem jauh lebih pro sistem karena orang yang berkuasa lebih dari dua periode kecenderungannya akan menjadi sistem yang tertutup,” tuturnya.

Gun Gun meyakini, wacana tiga periode masa kepemimpinan Presiden tidak akan terjadi, karena tidak sesuai dengan sistem demokrasi di bangsa ini. 

“Saya sih gak yakin dengan itu, jadi komen paling saya paling substansi tetap pada dua periode,” tutupnya. (rht)

Comments

comments