Wanita Hamil Wajib Olahraga, Apa Saja yang Boleh?

Ilustrasi olahraga wanita hamil---sumber foto hsnstore.eu

Acuantoday.com— Hamil bukan menjadi alasan seorang wanita untuk berhenti berolahraga. Bahkan sangat disarankan untuk tetap rajin melakukan olah tubuh selama masa kehamilan demi menjaga kebugaran dan mendukung kesehatan janin.

Sebagaimana diketahui, ada banyak keluhan selama masa kehamilan. Mulai dari soal punggung yang sakit, pergelangan kaki bengkak, tidak bisa tidur, dll. Ternyata berbagai macam keluhan itu dapat diringankan dengan rutin melakukan olahraga. Olahraga merupakan obat paling efektif untuk rasa sakit dan nyeri yang kerap muncul.

Manfaat yang didapat bukan hanya untuk Anda semata tapi juga si bayi. Setidaknya Anda akan mendapatkan peningkatan mood, penurunan banyak gejala kehamilan, pemulihan pascapersalinan yang lebih cepat.  Bayi Anda dapat menikmati jantung yang lebuh bugar, BMI yang lebih rendah dan peningkatan kesehatan otak.

Mengutip whattoexpect.com, American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyarankan agar setidaknya para wanita hamil melakukan olahraga 30 menit per hari. Misalnya dengan olahraga jalan kaki tiga kali sehari masing-masing 10 menit. Itu sama bermanfaatnya dengan 30 menit di treadmilatau bersepada di gym.

Ada beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan wanita hamil, antara lain;

Renang

Berenang dan aerobik air mungkin merupakan latihan kehamilan yang sempurna. Mengapa? Di dalam air, bobot Anda lebih ringan daripada di darat, jadi Anda akan merasa lebih ringan dan lebih gesit. Berendam di kolam renang juga dapat membantu meredakan mual, nyeri siatika, dan pergelangan kaki bengkak. Dan karena bayi mengambang bersama Anda, ia lembut pada sendi dan ligamen Anda yang kendur (respons alami tubuh Anda terhadap hormon kehamilan).

Berjalan

Tidak ada olahraga yang lebih mudah untuk disesuaikan dengan jadwal sibuk Anda daripada berjalan selama kehamilan dan ini adalah olahraga yang dapat Anda lanjutkan hingga tanggal persalinan (dan bahkan pada hari-H jika Anda ingin membantu selama kontraksi). Terlebih lagi, Anda tidak memerlukan peralatan khusus atau keanggotaan gym untuk berpartisipasi – cukup sepatu kets yang bagus.

Lari

Ingin lebih cepat? Pelari berpengalaman bisa tetap fokus selama kehamilan dengan bantuan dokter. Tetap melakukannya pada medan yang rata (atau treadmill) dan jangan pernah melakukannya secara berlebihan (ligamen dan persendian yang longgar selama kehamilan dapat membuat joging lebih sulit pada lutut Anda – dan Anda lebih rentan terhadap cedera).

Elips dan pemanjat tangga

Baik elips dan pemanjat tangga bagus dilakukan selama kehamilan. Sesuaikan kecepatan, kemiringan, dan ketegangan ke tingkat yang nyaman bagi Anda. Ingatlah bahwa seiring dengan perkembangan kehamilan, Anda mungkin memiliki waktu yang lebih sulit dan perlu lebih memperhatikan ke mana Anda melangkah untuk menghindari tersandung.

Kelas tari atau aerobik kelompok

Kelas senam aerobik dan dansa berdampak rendah seperti Zumba adalah cara yang bagus untuk meningkatkan detak jantung Anda dan mengalirkan endorfin jika Anda adalah pemula yang berolahraga. Saat perut Anda mengembang, hindari aktivitas apa pun yang membutuhkan keseimbangan yang cermat.

Hindari lompatan atau gerakan berdampak tinggi, dan jangan pernah berolahraga sampai kelelahan. Jika Anda baru berolahraga, pilih aerobik versi air, yang ideal untuk set yang diharapkan.

Bersepeda dalam ruangan

Bersepeda di dalam ruangan bisa menjadi olahraga yang bagus, karena memungkinkan Anda mengayuh dengan kecepatan Anda sendiri tanpa risiko jatuh atau memberi tekanan pada sendi pergelangan kaki dan lutut Anda.

Sesuaikan juga setang agar Anda lebih tegak dan tidak mencondongkan tubuh ke depan untuk menghindari menambah tekanan pada punggung bawah Anda. ***nin

 

Comments

comments