WHO: Kornavirus Bukan dari Kebocoran Laboratorium Wuhan, AS Kaji Ulang Data

Jubir Gedung Putih Jen Psaki mengangkat masker pelindungnya sambil berbicara mengenai perlawanan penyakit virus corona (COVID-19) saat arahan singkat pers di Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, Jumat (29/1/2021)./Foto: Antara (Reuters)

Acuantoday.com, Washington―Pemerintahan Biden berharap dapat mengkaji data yang tercakup di laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dirilis Selasa (9/2).

Dalam laporan itu, seperti disebut juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan, virus Covid-19 tidak berasal dari sebuah laboratorium di Wuhan, 

Kepala tim WHO yang menyelidiki asal mula COVID-19 mengatakan, kelelawar masih menjadi sumber potensial dan penularan virus melalui makanan beku merupakan sebuah kemungkinan yang memerlukan penyelidikan lebih lanjut. 

Ia mengesampingkan kebocoran dari laboratorium.

Psaki mengatakan kepada awak media bahwa pemerintah tidak terlibat dalam “rencana dan implementasi” penyelidikan tersebut dan ingin melakukan tinjauan independen atas temuan tersebut dan data yang mendasarinya.

Psaki menambahkan bahwa meski pemerintah bergabung lagi dengan WHO, “sangat penting agar kami memiliki tim ahli sendiri di lapangan.”

Peter Ben Embarek, yang memimpin tim ahli independen dalam kunjungan hampir sebulan di Wuhan, lokasi koronavirus pertama kali muncul di pasar makanan laut pada akhir 2019, mengatakan hasil kerja tim mengungkap informasi baru, tetapi secara dramatis tidak mengubah anggapan mereka mengenai wabah.

Kemungkinan virus bocor dari laboratorium―yang menjadi subjek dari teori konspirasi―sangat tidak mungkin dan tidak membutuhkan riset lebih lanjut, kata Embrek. (adi)

Comments

comments