Wisatawan Bandung Wajib Tunjukan Surat Rapid Antigen

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari./Foto: Acuantoday.com (dila)

Acuantoday.com, Bandung―Jelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 sejumlah instansi di lingkungan Pemkot Bandung mulai menerbitkan aturan ketat mencegah munculnya klaster Covid-19.

Salah satunya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung. 

Disbudpar mewajibkan bagi pengunjung yang akan ke tempat hiburan di Kota Bandung menunjukan hasil rapid antigen.

Kepala Disbudpar Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari menegaskan, aturan wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji rapid antigen itu mengacu pada surat edaran nomor 440/SE.149-Bag.Huk.

“Dalam surat edaran itu dijelaskan soal protokol kesehatan perjalanan prang selama libur Nataru dan pelarangan perayaan tahun baru serta kerumunan massa,” ungkap Kenny, Kamis (24/12).

Menurut Kenny, tempat hiburan di Kota Bandung masuk sektor wisata di bawah pengawasan Disbudpar. 

Sebab, penerapan protokol kesehatan di sejumlah tempat hiburan malam masih terbilang kurang.

“Dengan adanya surat negatif uji rapid antigen diharap bisa menekan penularan Covid-19. Dalam rangka pengendalian ini mulai hari ini (24/12) hingga malam tahun baru kami ikut terjunkan tim,” tutur Kenny.

Jika ditemukan pelanggaran protokol kesehatan, kata Kenny, tim gabungan Satgas Covid-19 Kota Bandung akan menindak tegas. 

Mulai dari menyegel hingga pencabutan izin operasional.

“Saya bilang ini demi Kota Bandung. Kalau ada hiburan malam yang tetap bandel kita lakukan shock therapy dengan menyegel. Toh segel itu tutup sementara. Kita kasih tahu dan akhirnya patuh juga,” tegasnya.

Kemudian, kata Kenny, selama libur natal dan tahun baru nanti pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung untuk melaksanakan tes antigen secara acak di beberapa titik.

“Nanti ada random cek dari Dinkes, kita sudah menyampaikan titik-titik mana saja yang sekiranya bisa dilakukan tes antigen,” tegasnya.  (dila)

Comments

comments