Wisatawan Gunung Kidul Tak Wajib Rapid Antigen

Bupati Gunungkidul Badingah./Foto: Acuantoday.com (chaidir)

Acuantoday.com, Yogyakarta―Setelah dunia pariwisata terpukul berat, Bupati Gunungkidul Badingah mengambil keputusan  meniadakan syarat Rapid Antigen Test bagi wisatawan.

“Bagi wisatawan asal luar DIY tak perlu lagi membawa hasil Rapid Antigen jika akan berwisata di Gunungkidul,” kata Badingah kepada wartawan, Selasa (26/1).

Ia menjelaskan kebijakan itu diambil setelah melihat dampaknya pada sektor pariwisata. Sebab kondisi ekonomi para pelaku usaha wisata terpukul dengan adanya syarat tersebut.

Meski ditiadakan, ia memastikan kondisi kesehatan pengunjung dari luar DIY tetap dicek, antara lain dengan pemeriksaan suhu tubuh serta pendataan saat tiba di pintu retribusi wisata, khususnya kawasan pantai.

Screening (pemeriksaan) dasar tetap dilakukan oleh petugas di pos retribusi,” ujar Badingah.

Sementara itu Wakil Bupati Gungkidil Immawan Wahyudi mengakui bahwa kawasan pantai paling terpukul lantaran destinasi ini jadi primadona di Gunungkidul.

Jika saat Uji Coba Terbatas bisa sampai 3 ribu pengunjung, sejak PPKM angkanya anjlok jadi kurang dari 700 pengunjung.

“Mereka menyebut penurunannya sampai 80 persen, yang berdampak pada penghasilan juga,” kata Immawan.

Lantaran temuan tersebut, ia lantas mengajukan usulan kepada bupati agar syarat Rapid Antigen Test ditiadakan.

Usulan itu disampaikan sebelum Instruksi terbaru terbit.

Menurut Immawan, pelaku wisata merasa protokol kesehatan (prokes) yang ketat sudah cukup sebagai antisipasi. Penerapan itu sudah dilakukan sejak pelaksanaan Uji Coba Terbatas.

“Berdasarkan pengamatan, mereka sudah memberlakukan prokes dengan baik. Sampai saat ini juga belum ada klaster kasus dari sektor wisata,” ujarnya. (chaidir)

Comments

comments