Sholat Subuh: Niat, 2 Rakaat, Waktu, Tata Cara dan Keutamaannya

Date:

Last Updated on August 15, 2026 by masel

Sholat Subuh merupakan salah satu dari lima sholat wajib yang dikerjakan umat Islam setiap hari. Sholat ini memiliki ciri khas karena dilaksanakan pada awal pagi sebelum matahari terbit dan hanya terdiri dari dua rakaat.

Bagi sebagian orang, bangun untuk melaksanakan sholat Subuh menjadi tantangan tersendiri karena waktunya berada pada pagi hari. Padahal, menjaga sholat Subuh tepat waktu merupakan bagian penting dari kewajiban sholat lima waktu.

Lantas, sholat Subuh berapa rakaat? Kapan waktu sholat Subuh dimulai dan berakhir? Bagaimana niat serta tata cara sholat Subuh sendiri dan berjamaah? Apakah membaca doa qunut wajib?

Berikut panduan lengkap mengenai sholat Subuh yang dapat menjadi referensi.

Daftar Isi

Sholat Subuh Berapa Rakaat?

Sholat Subuh terdiri dari dua rakaat dan termasuk sholat fardu yang wajib dilaksanakan oleh umat Islam.

Jumlah rakaat tersebut berbeda dengan beberapa sholat wajib lainnya. Zuhur, Asar, dan Isya masing-masing terdiri dari empat rakaat, sedangkan Maghrib terdiri dari tiga rakaat.

Karena hanya terdiri dari dua rakaat, pelaksanaan sholat Subuh relatif lebih singkat. Meski demikian, setiap rukun dan gerakan sholat tetap harus dilakukan dengan tenang dan tuma’ninah.

Waktu Sholat Subuh

Waktu sholat Subuh dimulai sejak terbit fajar shadiq hingga sebelum matahari terbit.

Fajar shadiq merupakan cahaya yang tampak membentang di ufuk timur dan menjadi tanda masuknya waktu Subuh. Ketika matahari mulai terbit, waktu sholat Subuh telah berakhir.

Karena waktu Subuh sangat berkaitan dengan kondisi terbitnya matahari, jadwalnya dapat berbeda antara satu daerah dan daerah lainnya.

Oleh karena itu, gunakan jadwal sholat sesuai lokasi masing-masing dan perhatikan waktu terbit matahari.

Apakah Sholat Subuh Boleh Dilaksanakan Setelah Matahari Terbit?

Jika seseorang tertidur atau lupa sehingga tidak melaksanakan sholat Subuh pada waktunya, terdapat ketentuan fikih mengenai cara menggantinya. Dalam kondisi seperti ini, sebaiknya mengikuti tuntunan ulama atau mazhab yang dianut.

Yang terpenting, jangan sengaja meninggalkan sholat Subuh hanya karena sulit bangun pada pagi hari.

Niat Sholat Subuh

Niat sholat dilakukan di dalam hati ketika hendak melaksanakan ibadah. Berikut lafaz niat sholat Subuh yang umum digunakan dalam pembelajaran fikih.

Niat Sholat Subuh Sendiri

Arab:

نَوَيْتُ أُصَلِّي فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Ushallii fardhash-shubhi rak’ataini mustaqbilal-qiblati adaa-an lillaahi ta’aalaa.

Artinya:

“Aku berniat melaksanakan sholat fardu Subuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Niat Sholat Subuh sebagai Makmum

Arab:

نَوَيْتُ أُصَلِّي فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Ushallii fardhash-shubhi rak’ataini ma’muuman lillaahi ta’aalaa.

Artinya:

“Aku berniat melaksanakan sholat fardu Subuh dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Niat Sholat Subuh sebagai Imam

Arab:

نَوَيْتُ أُصَلِّي فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Ushallii fardhash-shubhi rak’ataini imaaman lillaahi ta’aalaa.

Artinya:

“Aku berniat melaksanakan sholat fardu Subuh dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Lafaz niat tersebut merupakan bentuk lafaz yang umum digunakan dalam pembelajaran. Pada dasarnya, niat merupakan kesengajaan di dalam hati untuk melaksanakan sholat Subuh karena Allah.

Tata Cara Sholat Subuh

Tata cara sholat Subuh terdiri dari dua rakaat. Urutannya secara umum sebagai berikut.

Rakaat Pertama

  1. Berdiri menghadap kiblat dengan kondisi siap melaksanakan sholat.
  2. Menghadirkan niat sholat Subuh di dalam hati.
  3. Melakukan takbiratul ihram dengan mengucapkan “Allahu Akbar”.
  4. Membaca doa iftitah jika memilih untuk membacanya.
  5. Membaca Surah Al-Fatihah.
  6. Membaca surah atau beberapa ayat Al-Qur’an.
  7. Melakukan rukuk dengan tuma’ninah.
  8. Bangkit dari rukuk dan melakukan i’tidal.
  9. Melakukan sujud pertama.
  10. Duduk di antara dua sujud.
  11. Melakukan sujud kedua.
  12. Berdiri untuk rakaat kedua.

Rakaat Kedua

Pada rakaat kedua:

  1. Membaca Surah Al-Fatihah.
  2. Membaca surah atau beberapa ayat Al-Qur’an.
  3. Melakukan rukuk.
  4. Melakukan i’tidal.
  5. Melakukan sujud pertama.
  6. Duduk di antara dua sujud.
  7. Melakukan sujud kedua.
  8. Duduk untuk tasyahud akhir.
  9. Membaca tasyahud akhir dan shalawat.
  10. Mengakhiri sholat dengan salam ke kanan dan ke kiri.

Dalam pelaksanaan sholat Subuh, setiap gerakan perlu dilakukan dengan tuma’ninah. Jangan menganggap karena hanya dua rakaat maka sholat boleh dilakukan secara tergesa-gesa.

Doa Qunut dalam Sholat Subuh

Salah satu hal yang sering ditanyakan berkaitan dengan sholat Subuh adalah doa qunut.

Dalam praktik umat Islam di Indonesia, doa qunut Subuh cukup dikenal dan lazim diamalkan, terutama dalam tradisi fikih Syafi’i. Namun, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai pelaksanaan qunut dalam sholat Subuh.

Karena itu, pembaca mungkin menemukan perbedaan praktik. Ada yang membaca qunut dan ada pula yang tidak membacanya.

Perbedaan tersebut merupakan persoalan fikih yang telah dibahas oleh para ulama. Oleh karena itu, sebaiknya mengikuti tuntunan ulama atau mazhab yang menjadi rujukan masing-masing.

Baca Juga: Doa Qunut Subuh Pendek dan Lengkap, Arab, Latin, dan Artinya

Kapan Doa Qunut Dibaca?

Dalam praktik yang menggunakan qunut Subuh, doa tersebut dibaca pada rakaat kedua setelah i’tidal sebelum turun melakukan sujud.

Bacaan dan posisi qunut dapat memiliki perbedaan menurut tuntunan fikih yang diikuti.

Dengan demikian, tidak membaca qunut tidak otomatis berarti seseorang tidak melaksanakan sholat Subuh dengan benar, karena terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai hukumnya.

Tata Cara Sholat Subuh Berjamaah

Sholat Subuh dapat dilakukan secara berjamaah di masjid, musala, maupun tempat lain yang memenuhi ketentuan sholat berjamaah.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  1. Imam berada di depan dan makmum berdiri di belakangnya.
  2. Imam dan makmum berniat melaksanakan sholat Subuh.
  3. Makmum mengikuti seluruh gerakan imam.
  4. Makmum tidak mendahului imam ketika rukuk, sujud, maupun gerakan lainnya.
  5. Imam mengeraskan bacaan Al-Fatihah dan surah pada dua rakaat.
  6. Jika menggunakan qunut, imam membacanya sesuai tuntunan yang diikuti.
  7. Setelah rakaat kedua, imam dan makmum melakukan tasyahud akhir.
  8. Sholat diakhiri dengan salam.

Jika Datang Terlambat

Seseorang yang datang terlambat dan mendapati imam sedang melaksanakan sholat Subuh perlu mengikuti posisi imam saat itu.

Ketentuan mengenai makmum masbuk dan cara menyempurnakan rakaat yang tertinggal memiliki pembahasan fikih tersendiri. Jika mengalami kondisi tersebut, sebaiknya mengikuti tuntunan ulama atau mazhab yang dianut.

Keutamaan Sholat Subuh

Sebagai salah satu sholat wajib, menjaga sholat Subuh memiliki kedudukan penting dalam kehidupan seorang Muslim.

1. Termasuk Sholat Wajib Lima Waktu

Sholat Subuh merupakan bagian dari kewajiban sholat lima waktu yang harus dijaga setiap hari.

2. Melatih Kedisiplinan

Melaksanakan sholat Subuh membutuhkan kesiapan untuk bangun pada pagi hari. Kebiasaan tersebut dapat membantu membangun kedisiplinan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

3. Dilaksanakan pada Awal Hari

Sholat Subuh menjadi salah satu ibadah yang mengawali aktivitas harian seorang Muslim. Setelah melaksanakan kewajiban tersebut, seseorang dapat melanjutkan aktivitas pagi dengan lebih tenang.

4. Dapat Dilaksanakan Berjamaah

Sholat Subuh berjamaah menjadi salah satu kesempatan untuk melaksanakan ibadah bersama umat Islam lainnya.

Kesalahan yang Perlu Dihindari

Beberapa hal berikut perlu diperhatikan ketika melaksanakan sholat Subuh.

1. Sengaja Menunda hingga Matahari Terbit

Jangan sengaja menunggu sampai matahari terbit jika masih memiliki kesempatan untuk melaksanakan sholat pada waktunya.

2. Tidak Memperhatikan Jadwal

Waktu Subuh berkaitan erat dengan terbitnya matahari. Karena itu, perhatikan jadwal sholat di wilayah masing-masing.

3. Terburu-buru karena Takut Kehabisan Waktu

Jika masih berada dalam waktu Subuh, tetap lakukan gerakan sholat dengan tenang dan tuma’ninah.

4. Menganggap Qunut sebagai Satu-satunya Penentu Sahnya Sholat

Qunut merupakan persoalan yang memiliki perbedaan pendapat dalam fikih. Jangan menjadikan perbedaan praktik qunut sebagai alasan untuk saling menyalahkan.

5. Mendahului Imam

Dalam sholat berjamaah, makmum harus mengikuti gerakan imam dan tidak mendahuluinya.

FAQ Sholat Subuh

Sholat Subuh berapa rakaat?

Sholat Subuh terdiri dari dua rakaat.

Kapan waktu sholat Subuh dimulai?

Waktu Subuh dimulai sejak terbit fajar shadiq dan berakhir sebelum matahari terbit.

Apakah sholat Subuh wajib?

Ya. Sholat Subuh merupakan salah satu dari lima sholat fardu yang wajib dilaksanakan oleh umat Islam.

Apakah sholat Subuh harus membaca qunut?

Terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai qunut dalam sholat Subuh. Dalam praktik sebagian umat Islam, khususnya yang mengikuti mazhab Syafi’i, qunut Subuh diamalkan. Sebagian lainnya tidak membacanya.

Sholat Subuh dilakukan berapa kali dalam sehari?

Sholat Subuh sebagai sholat fardu dilaksanakan satu kali dalam sehari, yaitu pada waktu Subuh.

Apakah sholat Subuh boleh dilakukan sendiri?

Ya. Sholat Subuh dapat dilakukan sendiri maupun secara berjamaah.

Apakah imam mengeraskan bacaan ketika sholat Subuh?

Dalam sholat Subuh berjamaah, imam mengeraskan bacaan Al-Fatihah dan surah pada kedua rakaat.

Apa yang dilakukan jika terlambat bangun dan matahari sudah terbit?

Jika seseorang tertidur atau lupa sehingga melewatkan sholat Subuh, terdapat ketentuan mengenai pelaksanaan sholat setelah waktunya berakhir. Ikuti tuntunan fikih atau ulama yang menjadi rujukan.

Penutup

Sholat Subuh merupakan salah satu dari lima sholat wajib dan memiliki ciri khas berupa dua rakaat serta waktu pelaksanaan yang dimulai sejak terbit fajar hingga sebelum matahari terbit.

Selain memahami niat sholat Subuh, penting untuk mengetahui waktu pelaksanaannya, tata cara setiap rakaat, pelaksanaan berjamaah, serta perbedaan pendapat mengenai doa qunut.

Menjaga sholat Subuh pada waktunya merupakan bagian dari upaya menjalankan kewajiban ibadah dengan disiplin dan penuh kesadaran.

Baca Juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

Popular

More like this
Related

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh: Arti, Tulisan Arab yang Benar

Assalamualaikum (السلام عليكم) adalah salam dalam bahasa Arab yang...

Doa Qunut Subuh Pendek dan Lengkap, Arab, Latin, dan Artinya

Doa Qunut adalah doa yang dipanjatkan oleh umat islam...

6 Doa Iftitah Pendek & Panjang lengkap Arab, Latin dan Artinya

Sholat adalah tiang agama bagi umat Islam sebagaimana sabda...

Bacaan Doa Asmaul Husna Pembuka dan Penutup (Latin, Arab, dan Artinya)

Sebagaimana diketahui, Allah SWT memiliki 99 nama indah dan...